Kec. Sidayu, Kab. Gresik
Prov. Jawa Timur
| Nama Penduduk | Tgl. Lahir | Dusun | RW | RT | |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 |
|
Kamis, - |
Tepak sesok dino minggu prei kerjo iso moleh melu haul mbah nyai ayu...
TERUSKAN PAK LURAH. .........
Desa Ngawen, Kabupaten Gresik – Tim BBK 6 Universitas Airlangga Desa Ngawen berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur menggelar program literasi keuangan bertajuk WASPADA (Warga Sadar Penipuan dan Ancaman Dana Abal-abal). Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Sidayu pada Selasa, 22 Juli 2025 dan dihadiri oleh warga Desa Ngawen serta perwakilan masyarakat dari setiap desa di wilayah Kecamatan Sidayu.
Program WASPADA hadir sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penipuan keuangan, pinjaman online ilegal, dan investasi bodong yang marak terjadi. Dalam acara ini, perwakilan dari OJK Jatim memberikan edukasi langsung mengenai cara membedakan lembaga keuangan resmi dan ilegal, ciri-ciri investasi palsu, serta panduan praktis untuk mengecek legalitas penyedia layanan keuangan.
Koordinator program, Nadya Frida Sari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keamanan finansial masyarakat.
“Kami melihat banyak kasus penipuan yang memanfaatkan rendahnya literasi keuangan masyarakat. Melalui program WASPADA, kami berharap warga bisa lebih kritis dan waspada sebelum melakukan transaksi atau investasi,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan OJK Jatim menekankan pentingnya memeriksa legalitas suatu lembaga keuangan melalui situs resmi OJK atau saluran pengaduan yang telah disediakan.
“Masyarakat jangan mudah tergiur iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Prinsipnya, jika tawaran terdengar terlalu indah untuk menjadi kenyataan, besar kemungkinan itu penipuan,” ungkap Indrawan Nugroho Utomo selaku Asisten Direktur Analis Pengawasan Perilaku PUJK dan Edukasi Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Jawa Timur.
Program WASPADA ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana warga dapat langsung berkonsultasi mengenai masalah keuangan yang mereka alami. Tim BBK 6 Universitas Airlangga berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal membangun masyarakat Desa Ngawen dan Kecamatan Sidayu yang melek finansial dan terlindungi dari praktik keuangan ilegal.
Orang
Orang
Orang
Orang
Orang
Orang
Orang
Orang
Surat
Surat
Surat
Surat
Surat
Surat
Surat
Surat